Mariska Nara

Experience and Daily Activity

Memory Imlek in Beijing

Besok imlek nih… jadi teringat masa – masa imlek di Beijing. Kangen….😦

Merayakan Imlek di Beijing, gak terlalu terasa suasana Imlek… maksudnya keramaiannya. Sebenarnya hampir sama kayak suasana lebaran, kalo di kota, sepi…

Suasana Imlek lebih terasa di daerah, karena mayoritas penduduk pada mudik ke daerah masing – masing dan berkumpul keluarga untuk menyambut perayaan Musim Semi atau orang Beijing sering menyebut 春节chunjie.

Malam sebelum Imlek di Beijing, aq ngumpul bareng ama keluarga angkatku : Lin Ayi, Lin Shushu dan Liu Lin, mereka baik banget, padahal awal tinggal bareng ama mereka, banyak rasa khawatir dan pemikiran negatif tentang orang Beijing, abis …mereka terkenal rada jorok sih😀 Tetapi…dugaan saya salah besar, tinggal bersama mereka merupakan pengalaman luar biasa. Bahasa Cina saya mengalami kemajuan pesat dan hubungan kami tidak sebatas tuan rumah dan anak kost, tetapi lebih dari itu. Kami menjadi satu keluarga. Yang lebih surprise buat saya, yaitu Liu Lin anak perempuan mereka, ternyata tanggal & bulan kelahirannya sama ama saya. Benar – benar surprise d…

Pas malam tahun baru Imlek, keluarga Lin tidak keberatan dengan kehadiran teman – teman saya orang Indonesia. Kebanyakan teman – teman saya saat itu tinggal di apartemen atau asrama, jadi mereka pengen juga merasakan suasana Imlek orang Beijing. So…qta rame – rame buat makanan khas Beijing yaitu 饺子jiaozi, kalo di Indonesia sejenis kayak pangsit. Direbus dan didalamnya diisi ama sayuran & daging yang dicincang, trus dimakan ama kecap asin dan cuka. Nyam, nyam, nyam….enak banget, jadi kangen nih…😦

Buat jiaozi rame-rame

Ini foto aq ama Lin Ayi dan Liu Lin, qta lagi buat adonan jiaozi di malam Tahun baru Imlek.

Ada satu lagi kebiasaan orang China, selain makan Jiaozi, juga ama minum bir…🙂 ini dia nih, kadang – kedang kebiasaan gini sulit banget ditolak. Waktu di Indonesia gak pernah tuh nyoba bir, tapi pas di Cina, mau gak mau…harus mau, demi menghormati.

Qta juga anak Indonesia gak mau kalah, selain qta buat jiaozi, saya dan beberapa teman juga menyiapkan makanan Indonesia, seperti soto ayam, nasi goreng dan jangan lupa krupuk.

 

Makan bersama perayaan Imlek

Really nice memory…I’ll never forget it… 祝大家春节快乐

February 6, 2008 - Posted by | bahasa Mandarin, Belajar Mandarin, Pristiwa Menarik & Memprihatinkan | , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: